fbpx
Info Tentang Produk : Hub. 08222-0571-522 (Telp/SMS/WA) atau Kontak Kami

9 Cara Menjaga Kesehatan Mulut Agar Tak Bau Saat Berpuasa

Bulan puasa adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu para umat Islam untuk menjakankan ibadah. Namun, ada sebagian orang yang kondisi kesehatannya tidak terlalu baik sehingga dalam menjalankan puasa sering mengalami pusing, muntah, mual, atau bahkan lemas dan pingsan.

Ditambah lagi, semakin lama tidak makan maka mulut bisa mengalami bau. Supaya bisa terhindar dari mulut bau dan menjaga kesehatan area pencernaan ini selama berpuasa, ikuti 9 cara menjaga kesehatan mulut hingga lebaran nanti di bawah ini:

1. Minum Air Putih 2-4-2
Maksud dari 2-4-2 adalah 2 gelas saat berbuka (kurang dari jam 7 malam), 4 saat malam hari (jam 7 malam sampai jam 1 pagi), dan 2 ketika sahur (setelah jam 1 pagi sampai sebelum imsak). Ketika jumlah asupan air minum tercukupi yakni 8 gelas sehari maka proses metabolisme dalam tubuh pun bisa berlangsung secara maksimal. Bau mulut pun akan berkurang jika kondisi mulut lembap.

2. Makan 7 Buah Kurma Ketika Berbuka
Buah kurma merupakan salah satu bahan makanan yang tidak menimbulkan bau mulut. Selain itu, serat pada kurma sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan. Asam lambung terlalu tinggi dan panas dalam adalah salah satu penyebab bau mulut yang bisa diselesaikan dengan memakan 7 buah kurma ketika berbuka puasa.

Baca:  Buktikan! Ini Dia 5 Tips Agar Anak Doyan Makan Sayur dan Buah

3. Jangan Minum Es Terlalu Banyak
Es akan bisa meningkatkan resiko panas dalam. Karena saat puasa banyak tenaga yang keluar, maka minum es terlalu banyak bisa membuat tenggorokan kering. Tenggorokan kering sangat rentan menjadi penyebab sariawan, bibir pecah-pecah dan bau mulut.

4. Sahur di Akhir Waktu
Jika sahurnya terlalu jauh dari waktu shubuh, maka kondisi mulut akan lebih asam karena lamanya berada dalam kondisi kosong tanpa mengunyah sesuatu. Akibatnya bau mulut pun lebih meningkat. Oleh karena itu sangat disarankan sahur di akhir waktu yakni kurang lebih 1 jam menjelang imsak supaya tidak tergesa-gesa tetapi juga tidak terlalu lama membuat mulut dalam kondisi kosong.

5. Berbuka di Awal Waktu
Sama halnya seperti sahur di akhir waktu, menyegerakan berbuka atau di awal waktu sesaat setelah adzan maghrib juga sangat penting untuk memberi jarak paling singkat bagi mulut untuk berada dalam kondisi kosong.

6. Olahraga Ringan
Imunitas yang terganggu bisa memicu mudahnya terserang penyakit seperti flu dan panas dalam. Ketika sakit, kondisi organ pencernaan yang tidak sehat terutama pada mulut tentu akan menyebabkan bau. Jadi, meskipun olahraga ringan tetap harus dilakukan sebagai upaya meningkatkan imunitas dan menjaga stamina.

Baca:  7 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal dengan Benar

7. Kurangi Makanan Berlemak
Banyak makan makanan berlemak yang mengandung bumbu pekat atau bahan makanan dengan komposisi berbau akan memicu mulut mengeluarkan aroma kurang sedap. Apalagi jika setelah makan tidak langsung membersihkan lidah dan gosok gigi. Maka resiko bau mulut dan karang gigi pun semakin meningkat.

8. Perbanyak Sayur
Serat pada sayur akan membantu untuk membawa sisa-sisa makanan yang tertinggal di mulut menuju lambung. Dengan makan banyak sayur maka seseorang bisa menekan kemungkinan mulutnya berbau. Sebaiknya sayur yang dimakan tidak terlalu masak sehingga kandungan gizinya pun masih pekat.

9. Selalu Makan Buah
Makan buah terutama yang banyak mengandung air akan membantu membersihkan sisa makanan yang ada di dalam mulut. Berbeda dengan sayur yang mengandung banyak serat dan rata-rata harus diolah terlebih dahulu, buah bisa dimakan dalam kondisi segar. Jadi lebih mudah mengakses makan buah, apalagi sebagai takjil ketika puasa.

Related Post

Tahu Cuka Apel? Ini Manfaatnya Untuk Kesehatan Cuka sari apel atau kerap disebut sebagai ACV (apple cider vinegar) oleh para penggemar setianya, telah diberi label sebagai makanan super, karena ban...
5 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Dono... Donor darah menjadi kegiatan amal yang bisa kita lakukan untuk menolong orang yang sedang membutuhkan. Biasanya kita mendonorkan darah tiga bulan seka...
5 Cara Menjaga Kesehatan Mata agar Tetap Sehat Anda pastinya tahu ungkapan ini: “Mencegah lebih baik daripada mengobati”. Ini memang betul dan sangatlah mutlak dalam segala hal. Kesehatan merupakan...
8 Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan Anda Buah kurma yang disunnahkan oleh Nabi untuk kita makan merupakan tanaman palma atau areacaceae. Buah kurma yang berwarna coklat terang sampai coklat g...
7 Manfaat Daun Kersen Untuk Kesehatan yang Jarang ... Pernahkah Anda mendengar tentang daun kersen? Daun ini sering dikenal oleh banyak orang sebagai obat untuk berbagai masalah kesehatan. Ada banyak cara...
8 Manfaat Daun Katuk untuk Kesehatan Sering kita temukan ibu hamil mengkonsumsi daun katuk untuk memperlanjar produksi ASI, hal ini dikarenakan daun katuk memiliki senyawa minyak esensial...
9 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan dan Kecant... Minyak zaitun adalah sebuah cairan yang dihasilkan oleh buah zaitun atau olive. Sebagai salah satu ramuan herbal yang kerap digunakan sebagai obat-oba...
Inilah 6 Manfaat Kolang Kaling untuk Kesehatan Kolang kaling merupakan nama dari buah yang sering dijumpai oleh masyarakat Indonesia terutama pada saat bulan Ramadhan. Pohonnya biasa disebut dengan...
Tagged

About

Hobi jalan-jalan, suka menulis berita teknologi, gadget, dan ponsel pintar. Mudah bosen kalau sedang melakukan sesuatu.

View all posts by →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *